Minggu, 03 November 2013

tugas softskill (rangkuman audit bab kertas kerja)

AUDIT
KERTAS KERJA

Menurut (SA Seksi 339 Kertas Kerja paragraf 03)
                Kertas Kerja adalah
catatan yang diselenggarakan oleh auditor mengenai prosedur audit yang ditempuhnya, pengujian yang dilakukannya, informasi yang diperolehnya, dan simpulan yang dibuatnya sehubungan dengan auditnya
Tujuan Pembuatan Kertas Kerja
  1. Mendukung pendapat auditor atas laporan keuangan auditan.
  2. Menguatkan simpulan-simpulan auditor dan kompetensi auditnya
  3. Mengkoordinasi dan mengorganisasi semua tahap audit
  4. Sebagai pegangan untuk audit tahun berikutnya
  5. Sebagai salah satu dasar penilaian asisten ( Seluruh Tim Audit)

KRITERIA 
q  Memeriksa semua saldo awal dan saldo perbuku besar
q  Memberikan inisial pada setiap kertas kerja.
q  Memeriksa  semua perhitungan aritmatika.
q  Memberikan keterangan pada setiap kertas kerja.
q  Memberikan semua penjelasan semua jurnal penyesuaian audit (JPA).

Working Balance Sheet Dan Working Profit and Loss
Working Balance Sheet (WBS) dan Working Profit and Loss (WPL) berisi angka-angka per book (bersumber dari Trial Balance Klien), Audit Adjusment, Saldo Per Audit yang nantinya akan merupakan angka-angka di Neraca dan Laba Rugi yang sudah diaudit, serta saldo tahun lalu (bersumber dari audit report atau di Neraca dan Laba Rugi yang sudah diaudit), serta saldo tahun lalu (bersumber dari audit report atau kertas pemeriksaan tahun lalu).
Setiap angka yang tercantum di WBS dan WPL akan didukung oleh angka-angka dalam Top Schedule untuk itu antar WBS,WPL dan Top Schedule harus dilakukan Cross Index. WBS biasanya terbagi atas WBS1 (untuk pos-pos aktiva) dan WBS2 (untuk pos-pos pasiva) sedangkan WPL berisi pos-pos laba rugi.

Skedul utama
                Skedul utama adalah kertas kerja yang digunakan untuk meringkas informasi yang dicatat dalam skedul pendukung untuk akun-akun yang berhubungan. Skedul utama ini digunakan untuk menggabungkan akun-akun buku besar yang sejenis, yang jumlah saldonya akan dicantumkan dalam laporan keuangan dalam satu jumlah.
                Skedul utama memiliki kolom yang sama dengan kolom-kolom yang terdapat dalam working trial balance. Jumlah total tiap-tiap kolom dalam skedul utama dipindahkan ke dalam kolom yang berkaitan dengan working trial balance.


REFERENSI:
HAKIM,ABDUL.PEMERIKSAAN AKUNTANSI 1.JAKARTA.1994.UNIVERSITAS GUNADARMA

DIBUAT OLEH:
NAMA  : ADHI PRASETIYO
NPM      :20211157

KELAS    : 3EB26

Sabtu, 12 Oktober 2013

tugas softskill ( bahasa indonesia II )

Ponsel Pintar Berkuasa,

Samsung dan Android Memimpin



Ponsel pintar Samsung Galaxy berbasis Android

Penjualan ponsel pintar berhasil melewati penjualan ponsel fitur, menurut laporan pasar ponsel kuartal kedua 2013 dari lembaga riset Gartner. Android semakin mendominasi pangsa pasar sistem operasi ponsel pintar.

Pada kuartal kedua 2013, Gartner mencatat penjualan ponsel di seluruh dunia mencapai 435 juta unit, atau naik 3,6 persen dari periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah tersebut, penjualan ponsel pintar mencapai 225 juta unit atau naik 46,5 persen dari kuartal kedua tahun 2012. Sementara penjualan ponsel fitur menjadi 210 juta unit atau turun 21 persen dari tahun ke tahun.

"Ponsel pintar menyumbang 51,8 persen dari seluruh penjualan ponsel di kuartal kedua tahun 2013 sehingga penjualan ponsel pintar untuk pertama kalinya telah melampaui ponsel fitur," kata analis Anshul Gupta dari Gartner dalam siaran pers, Rabu (14/8/2013).

Penjualan ponsel pintar di berbagai belahan dunia terus mengalami pertumbuhan. Namun, Gartner mencatat, kawasan Asia Pasifik, Amerika Latin, dan Eropa Timur, menunjukkan tingkat pertumbuhan ponsel pintar tertinggi, masing-masing mencapai 74,1 persen, 55,7 persen, dan 31,6 persen.

Samsung dan Apple masih memimpin penjualan ponsel pintar

Gartner mencatat Samsung masih menjadi produsen ponsel pintar terbesar di dunia. Pangs   a pasar perusahaan asal Korea Selatan ini mencapai 31,7 persen, naik dari 29,7 persen pada kuartal kedua 2012.


Produsen ponsel pintar terbesar kedua juga masih ditempati Apple. Namun, pangsa pasar iPhone yang memakai sistem operasi iOS harus mengalami penurunan menjadi 14,2 persen, dari 18,8 persen pada kuartal kedua tahun 2012. Analis Gartner berpendapat, Apple perlu membuat ponsel dengan harga terjangkau untuk meningkatkan pangsa pasarnya.

Setelah Samsung dan Apple, produsen lain yang menempati posisi tiga, empat, dan lima adalah LG (dengan pangsa pasar 5,1 persen), Lenovo (4,7 persen), dan ZTE (4,3 persen).

Android dominan, Windows Phone kalahkan BlackBerry

Pada kuartal kedua tahun 2013 ini, sistem operasi Android buatan Google masih menguasai pangsa pasar dengan raihan 79 persen, naik dari 64,2 persen pada kuartal kedua tahun 2012.

Sementara itu, Gartner mencatat untuk pertama kalinya sistem operasi Microsoft Windows Phone berhasil mengalahkan BlackBerry. Windows Phone kini berada di peringkat ketiga untuk sistem operasi ponsel pintar secara global dengan pangsa pasar 3,3 persen pada kuartal kedua 2013.

"Meskipun Microsoft berhasil meningkatkan pangsa pasar dan volume pada kuartal ini, Microsoft harus terus fokus pada pengembangan aplikasi sebagai daya tarik untuk pengguna," ujar Gupta.

Sistem operasi Bada dan Symbian berada di peringkat lima dan enam. Keduanya terus mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pangsa pasar Bada pada kuartal kedua tahun 2013 hanya 0,4 persen dan Symbian 0,3 persen.


Kenapa samsung bisa mengalahkan pesaingnya?

Contohnya saja handphone samsung salaxi s4
Kelebihan Samsung Galaxy S4 mungkin sudah tidak perlu diragukan lagi dalam teknologi yang diusung oleh Samsung. Saat ini dari pemberitaan yang menyebutkan banyak hal terbaik tentang handset Samsung Galaxy S4 memang sudah santer menyebutkan handphone ini unggul dari segala hal.

Ini menyusul beberapa tes hasil benchmark baik dari hasil uji kecepatan prosesor, display atau kecepatan layar sampai dengan kecepatan akses internet. 

Tentunya dikarenakan dari para pesaing seperti Nexus dari Google dan iPhone yang juga sama-sama mengembangkan teknologi canggih pada setiap handset besutan mereka.
 

Dari hal ini saja anda bisa mengetahui kelebihan masing-masing handset yang memiliki kelebihan masing-masing dari tiap fitur maupun hardwarenya. Nah, biar tidak penasaran berikut kami coba sajikan kepada anda, kelebihan dari Samsung Galaxy S4 yang kami kutip dari CiriCara.

1. Air Gesture
Pada fitur ini anda dimungkinkan untuk menggerakkan layer tanpa harus menyentuh layar secara langsung. Anda cukup menyapukan jari anda diatas layar tanpa harus menyentuh dan layar akan bergerak.memungkinkan penggunanya menggulirkan layar tanpa menyentuh permukaannya.

2. S Translator
Aplikasi yang bisa menterjemahkan berbagai pesan ke 10 bahasa berbeda. Email, chatting/ ChatOn, bisa diterjemahkan semuanya menggunakan aplikasi ini. Tentu saja ini memudahkan pengguna yang ingin membaca pesan pada bahasa aslinya.

3. Smart Scroll
Aplikasi Smart Scroll adalah aplikasi yang menjadi satu lagi kelebihan Samsung Galaxy S4. Aplikasi ini sempat bocor di pasaran. Jadi fitur ini dikenal dengan eye tracking yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan pandangan mata dan layar akan berpindah otomatis, satu lagi fitur tidak perlu menyentuh layar untuk menggerakkannya.

4. Smart Pause
Hampir sama dengan aplikasi Smart Scroll, hanya disini anda menggunakan fitur ini untuk memberikan perintah kepada handset untuk me-pause kegiatan memutar video tanpa harus menyentuh layar. Video dengan otomatis terhenti pada saat mata tidak menatap ke layar.

5. S Health Samsung
Samsung juga menyiapkan para penggunanya untuk hidup sehat. Ini disampaikan oleh Samsung dengan aplikasi bernama S Health Samsung yang dipergunakan untuk membentuk tubuh yang sehat. Anda bisa menggunakannya untuk mengetahui kondisi tekanan darah, berat badan sampai mengukur detak jantung.

6. Group Play Group Play
Kelebihan lain yang tidak dimiliki oleh smartphone lain adalah aplikasi ini, dimana dengan menggunakan aplikasi Group Play anda bsia memainkan beberapa permainan Android bersama dengan banyak pengguna lainnya (Multiplayer). Beberapa permainan yang support multiplayer adalah Gun Bros 2 dan Asphalt 7

7. Dual Camera
Yang terakhir adalah fitur andalan Samsung di segi multimedia. Fitur yang memungkinkan anda untuk menggunakan dual kamera sekaligus. Anda bisa menghidupkan kamera depan dan kamera belakang secara bersamaan.


Sumber:

Kamis, 29 Agustus 2013

tentang lab gue

Lab mamen
Setelah merasakan praktek di lab mamen (manajemen menengah) baru merasakan lab yang asik,enjoy dan mudah dipahami. kakak-kakak asleb (asisten lab) baik tutor ,kp, ataupun asisten baris  semuanya deh. Cara mengajarnya juga mudah diahami ataupun dimengerti,enak-enak juga cara penyampaianya kakak-kakak nya juga akep dan cantik – cantik .

Sekarang setelah gabung menjadi asisten juga,bersama kakak-kakak  yang lain menjadi satu keluarga baru .di lab manajemen menengah juga lab yang ga ada senioritas dan junioritas yang ada hanyalah kekeluargaan yang asik. Orang-orang yang mengajar ataupun asistenya juga profesional dan berkualitas .dilihat dari sisi labnya sendiripun materi-materi modul tu sudah beda sama yang lain,modulnya cukup terperinci sehingga memudahkan praktikan buat belajar dan mudah memahami.

Di lab momen juga walaupun baru sebentar bergabung menjadi asleb, tetapi banyak hal positif yang kita dapatkan seperti pengalaman, menambah teman, pengalaman akan disiplin, kerja keras dan masih banyak lagi pengalaman positif yang kita dapatkan.

Di lab mamen juga masih terjalin eratnya tali persaudaraan yang ada antara angkatan terdahulu sampai angkatan yang terbaru, seperti asisten lain yang sudah lulus masih menjalin hubungan baik dengan lab. Pengalaman di lab mamen tidak akan di dapatkan di tempat lain. Mudah-mudahan kedepannya lab mamen makin asiik, makin menjadi lab yang paling kece dan makin banyak hal-hal positif yang kita dapatkan.


Itulah yang mambedakan leb mamen dengan yang lain nya

Sabtu, 12 Januari 2013

kebutuhan


KEBUTUHAN
Manusia dalam hidupnya akan selalu berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya untuk bisa bertahan hidup.kebutuhan ialah semua sesuatu yang digunakan manusia untuk pemuas dalam mengkonsumsi produk agar bisa mempertahankan hidupnya
Jenis-jenis kebutuhan

1.     Kebutuhan menurutIntensitas penggunaanya

·         Kebutuhan Primer       : kebutuhan yang sangat penting agar bisa hidup
Co : pakaian,makanan,tempat tinggal
·         Kebutuhan Sekunder   :Kebutuhan yang muncul setelah kebutuhan primer,karna intensitasnya tidak sepenting kebutuhan primer
Co : Motor,Kipas Angin,Kulkas
·         Kebutuhan Tersier     :Kebutuhan ini disebut kebutuhan ekstra atau mewah
Co : Perhiasan,Mobil mewah dan hal hal yang berbau kemewahan


2.    Kebutuhan Menurut Sifatnya

·         Kebutuhan Jasmani     : Kebutuhan yang diperlukan oleh badab / fisik manusia.Kebutuhan ini disebut juga Kebutuhan materiil
Co: Sepatu.pakaian dll
·         Kebutuhan Rohani       : Kebutuhan yang bila dipenuhii akan menimbulkan rasa senang,kepuasan batin
Co : Dengerin musik,seni Tari dll


3.    Kebutuhan menurut Waktu

·         Kebutuhan Sekarang   : Kebutuhan yang tidak dapat ditunda tunda dipenuhinya.Kebutuhan ini harus segera dipenuhi
Co : Kebutuhsn akan obat untuk orang yang sedang sakit tidak bisa ditunda- tunda.
·         Kebutuhan Yang akan Datang : Kebutuhan ini bersifat sebagai persediaan untuk masa depan
Co : Peralatan Bayi untuk ibu hamil


4.    Kebutuhan menurut Subjek yang membutuhkanya

·         Kebutuhan Individu     : Kebutuhan masing masing orang berbeda beda tergantung keperluan masing masing
Co : sendal ,pakaian,hp dll
·         Kebutuhsn Kolektif     : Kebutuhan ini biasanya ditinjau dari sudut kebutuhan orang banyak
Co : Irigasi,Jembatan, tempat rekreasi

Jumat, 04 Januari 2013

tugas minggu ke 12 (PEMBANGUNAN KOPERASI)




Kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengembangkan koperasi di Negara berkembang adalah sebagai berikut :
v  Sering koperasi, hanya dianggap sebagai organisasi swadaya yang otonom partisipatif dan demokratis dari rakyat kecil (kelas bawah) seperti petani, pengrajin, pedagang dan pekerja/buruh
v  Disamping itu ada berbagai pendapat yang berbeda dan diskusi-diskusi yang controversial mengenai keberhasilan dan kegagalan seta dampak koperasi terhadapa proses pembangunan ekonomi social di negara-negara dunia ketiga (sedang berkembang) merupakan alas an yang mendesak untuk mengadakan perbaikan tatacara evaluasi atas organisasi-organisasi swadaya koperasi.
v  Kriteria ( tolok ukur) yang dipergunakan untuk mengevaluasi koperasi seperti perkembangan anggota, dan hasil penjualan koperasi kepada anggota, pangsa pasar penjualan koperasi, modal penyertaan para anggota, cadangan SHU, rabat dan sebagainya, telah dan masih sering digunakan sebagai indikator mengenai efisiensi koperasi.

Konsepsi mengenai sponsor pemerintah dalam perkembangan koperasi yang otonom dalam bentuk model tiga tahap, yaitu :
·         Tahap pertama : Offisialisasi --> Mendukung perintisan pembentukan Organisasi Koperasi. Tujuan utama selama tahap ini adalah merintis pembentukan koperasi dari perusahaan koperasi, menurut ukuran, struktur dan kemampuan manajemennya,cukup mampu melayani kepentingan para anggotanya secara efisien dengan menawarkan barang dan jasa yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhannya dengan harapan agar dalam jangka panjang mampu dipenuhi sendiri oleh organisasi koperasi yang otonom.
·         Tahap kedua : De Offisialisasi --> Melepaskan koperasi dari ketergantungannya pada sponsor dan pengawasan teknis, Manajemen dan keuangan secara langsung dari organisasi yand dikendalikan oleh Negara. Tujuan utama dari tahap ini adalah mendukung perkembangan sendiri koperasi ketingkat kemandirian dan otonomi .artinya, bantuan, bimbingan dan pengawasan atau pengendalian langsung harus dikurangi.

Kelemahan-kelemahan dalam penerapan kebijakan dan program yang mensponsori pengembangan koperasi, yaitu :
o   Untuk membangkitkan motivasi para petani agar menjadi anggota koperasi desa, ditumbuhkan harapan-harapan yang tidak realistis pada kerjasama dalam koperasi bagi para anggota dan diberikan janji-janji mengenai perlakuan istimewa melalui pemberian bantuan pemerintah.
o   Selama proses pembentukan koperasi persyaratan dan kriteria yang yang mendasari pembentukan kelompok-kelompok koperasi yang kuatdan, efisien, dan perusahaan koperasi yang mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya secara otonom, tidak mendapat pertimbangan yang cukup.
o   Karena alas an-alasan administrative, kegiatan pemerintah seringkali dipusatkan pada pembentukan perusahaan koperasi, dan mengabaikan penyuluhan, pendidikan dan latihan para naggota, anggota pengurus dan manajer yang dinamis, dan terutama mengabaikan pula strategi-strategi yang mendukung perkembangan sendiri atas dasar keikutsertaan anggota koperasi.
o   Koperasi telah dibebani dengan tugas-tugas untuk menyediakan berbagai jenis jasa bagi para anggotanya (misalnya kredit), sekalipun langkah-langkah yang diperlukan dan bersifat melengkapi belum dilakukan oleh badan pemerintah yang bersangkutan (misalnya penyuluhan).
o   Koperasi telah diserahi tugas, atau ditugaskan untuk menangani program pemerintah, walaupun perusahaan koperasi tersebut belum memiliki kemampuan yang diperlukan bagi keberhasilan pelaksanaan tugas dan program itu.
o   Tujuan dan kegiatan perusahaan koperasi (yang secara administratif dipengaruhi oleh instansi dan pegawai pemerintah) tidak cukup mempertimbangkan, atau bahkan bertentangan dengan, kepentingan dan kebutuhan subyektif yang mendesak, dan tujuan-tujuan yang berorientasi pada pembangunan para individu dan kelompok anggota.

Pembangunan Koperasi di Indonesia
Sejarah kelahiran dan berkembangnya koperasi di negara maju (barat) dan negara berkembang memang sangat diametral. Di barat koperasi lahir sebagai gerakan untuk melawan ketidakadilan pasar, oleh karena itu tumbuh dan berkembang dalam suasana persaingan pasar. Bahkan dengan kekuatannya itu koperasi meraih posisi tawar dan kedudukan penting da lam konstelasi kebijakan ekonomi termasuk dalam perundingan internasional. Peraturan perundangan yang mengatur koperasi tumbuh kemudian sebagai tuntutan masyarakat koperasi dalam rangka melindungi dirinya.

Di negara berkembang koperasi dirasa perlu dihadirkan dalam kerangka membangun institusi yang dapat menjadi mitra negara dalam menggerakkan pembangunan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu kesadaran antara kesamaan dan kemuliaan tujuan negara dan gerakan koperasi dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat ditonjolkan di negara berkembang, baik oleh pemerintah kolonial maupun pemerintahan bangsa sendiri setelah kemerdekaan, berbagai peraturan perundangan yang mengatur koperasi dilahirkan dengan maksud mempercepat pengenalan koperasi dan memberikan arah bagi pengembangan koperasi serta dukungan/perlindungan yang diperlukan.

Pembangunan koperasi dapat diartikan sebagai proses perubahan yang menyangkut kehidupan perkoperasian Indonesia guna mencapai kesejahteraan anggotanya. Tujuan pembangunan koperasi di Indonesia adalah menciptakan keadaan masyarakat khususnya anggota koperasi agar mampu mengurus dirinya sendiri (self help).

Sumber:
http://www.ekonomirakyat.org/edisi_17/artikel_5.htm

tugas minggu ke 11 (PERANAN KOPERASI DI PASAR)


PERANAN KOPERASI DI PASAR


1.  Peranan Koperasi Dalam Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaiangan sempurna dapat didefinisikan sebagai struktur pasar atau industry dimana terdapat banyak penjual dan pembeli,dan setiap penjual atau pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan pasar.
Ciri-ciri dari pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut:
   Perusahaan adalah pengambil harga
Berarti suatu perusahaan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar.Harga barang di pasar ditentukan oleh interaksi antara keseluruhan produsen dan keseluruhan pembeli.
   Produk yang dihasilkan sejenis (homogen)
Tidak terdapat perbedaan yang nyata antara barang yang dihasilkan suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.akibat dari sifat ini tidak ada gunanya jika produsen melakukan persaingan dalam bentuk bukan harga karena konsumen mengetahui bahwa barang yang dihaslkan oleh produsen tidak ada bedanya.
   Perusahaan bebas untuk masuk dan keluar
Apabila perusahaan mengalami kerugian dan ingin keluar dari pasar dapat dengan mudah dilakukan dan sebaliknya jika ada produsen yang ingin melakukan kegiatan di pasar ini ia pun dapat dengan mudah memasuki pasar ini.
   Pembeli memiliki pengetahuan yang sempurna mengenai pasar
Pembeli mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahan atas harga,akibatnya produsen tidak dapat menjual barangnya dengan harga yang lebih tinggi dari yang berlaku di pasar
   Terdapat banyak perusahaan di pasar
Sifat ini memiliki 2 aspek yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masing-masing perusahaan adalah relative kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan jumlah perusahaan di dalam pasar.akibatnya produksi perusahaan sangat sedikit jika dibandingkan dengan produksi dalam industry tersebut.Sifat ini menyebabkan apapun yang dilakukan perusahaan seperti menaikan harga atau menurunkan harga produksi tidak akan mempengaruhi harga yang berlaku di pasar.


2.  Peranan Koperasi Dalam Pasar Monopolistik
Pasar monopolistic pada dasarnya adalah pasar yang berada di antara dua jenis pasar yang ekstrem yaitu persaingan sempurna dan monopoli.oleh sebab itu sifat-sifatnya mengandung unsur-unsur sifat monopoli dan persaingan sempurna.Pasar monopolistic dapat didefinisikan sebagai pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang yang berbeda.
ciri-cirinya sebagai berikut:
   Adanya penjual yang banyak
Namun jumlahnya tidak sebanyak pasar persaingan sempurna,apabila sudah ada beberapa perusahaan maka pasar monopolistic sudah dapat terwujud.Yang terpenting tidak ada satu pun perusahaan yang ukurannya tidak lebih besar dari perusahaan lain.Keadaan ini menyebabkan produksi perusahaan relative kecil dibandingkan keseluruhan produksi dalam keseluruhan pasar.
   Produk yang dihasilkan beragam (heterogen)
Produk yang dihasilkan berbeda secara fisik,pengemasan,perbedaan dalam bentuk “jasa perusahaan setelah penjualan” dan perbedaan dalam cara membayar barang yang dibeli.
   Persaingan promosi penjualan sangat aktif
Harga bukan penentu utama dari besarnya pasar dari perusahaan-perusahaan dalam pasar monopolistic.Untuk menarik pelanggan perusahaan melakukan perbaikan mutu dan desain barang,melakukan kegiatan iklan yang terus-menerus, memberikan syarat penjualan yang menarik,dan sebagainya.
   Keluar masuk industry relative mudah
Tetapi tidak semudah pasar persaingan sempurna beberapa faktor yang membedakan yaitu : modal yang diperlukan relative besar,perusahaan harus menghasilkan barang yang berbeda dengan yang sudah tersedia di pasar,dan perusahaan harus mempromosikan barang tersebut agar memperoleh pelanggan.Jika ada perusahaan baru ingin memasuki pasar ini maka harus menghasilkan produk yang yang lebih menarik dari yang sudah ada di pasar.
   Perusahaan mempunyai sedikit kekuasaan mempengaruhi harga
Kekuasaan mempengaruhi harga ini diakibatkan dari sifat barang yang dihasilkan yaitu bersifat berbeda.Perbedaan ini membuat pembeli bersifat memilih,yaitu lebih menyukai barang dari suatu perusahaan tertentu dan kurang menyukai barang dari perusahaan lainnya.Maka apabila perusahaan menaikan harga maka ia tetap dapat menarik pembeli dan jika menurunkan harga tidak mudah untuk menjual semua produk yang dihasilkan.Banyak konsumen masih membeli barang yang dihasilkan perusahaan walaupun harganya relative mahal.


3.  Peranan Koperasi Dalam Pasar Monopsomi
Ciri-ciri pasar monopsomi
   Terdapat banyak penjual tetapi hanya ada satu pembeli
   Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen. Salah satu contoh monopsoni juga adalah penjualan perangkat kereta api di Indonesia. Perusahaan Kereta Api di Indonesia hanya ada satu yakni KAI, oleh karena itu, semua hasil produksi hanya akan dibeli oleh KAI.
Apabila seorang pengusaha membeli suatu factor produksi secara bersaing sempurna dengan pengusaha lain,maka ia secara perorangan tidak bisa mempengaruhi harga dari factor produksi itu.


4.  Peranan Koperasi Dalam Pasar Oligopoli
Pasar oligopoly terdiri dari sekelompok kecil perusahaan.Struktur dari industry dalam pasar oligopoly adalah terdapat beberapa perusahaan raksasa yang menguasai sebagian besar oligopoly sebesar 70-80 persen dari seluruh produksi atau nilai penjualan dan disamping itu terdapat perusahaan kecil.Perusahaan yang menguasai pasar saling mempengaruhi satu-sama lain,karena keputusan dan tindakan dari salah satunya sangat mempengaruhi perusahaan lain.Sifat ini menyebabkan perusahaan lain harus berhati-hati dalam mengambil keputusan dalam hal mengubah harga,membuat desain,mengubah teknik produksi dan lainnya.
Ciri-ciri pasar Oligopoli sebagai berikut :
v  Menghasilkan barang standar maupun barang berbeda
Industry dalam pasar oligopoly sering dijumpai dalam industry yang menghasilkan bahan mentah seperti bensin,industry baja dan alumunium dan industry bahan baku seperti semen dan bahan bangunan.Disamping itu pasar oligopoly juga menghasilkan barang yang berbeda umumnya barang akhir seperti industry mobil dan truk,industry rokok,industry sabun cuci dan sabun mandi.
v  Kekuasaan menentukan harga adakalanya lemah dan ada kalanya kuat
Kedua hal ini yang mana yang akan terwujud tergantung kepada kerjasama antar perusahaan dalam pasar oligopoly.Tanpa kerjasama kekuasaan menentukan harga terbatas.Apabila perusahaan menurunkan harga dalam waktu singkat ia akan menarik banyak pembeli.Perusahaan yang kehilangan pembeli akan melakukan tindakan balasan dengan mengurangi harga yang lebih besar lagi sehingga perusahaan yang mula-mula menurunkan harga kehilangan langganan,tetapi jika ada kerjasama maka harga dapat distabilkan pada tingkat yang dikehendaki.
v  Pada umumnya perusahaan oligopoly perlu melakukan promosi secara iklan
Kegiatan promosi untuk pasar oligopoly yang menghasilkan barang berbeda memiliki dua tujuan yaitu menarik pembeli baru dan mempertahankan pembeli lama.pasar oligopoly yang menghasilkan barang standar melakukan kegiatan promosi untuk memelihara hubungan baik dengan masyarakat.

Sumber:

tugas minggu ke 10(evaluasi keberhasilan koperasi dilihat dari sisi perusahaan)


EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DILIHAT DARI SISI PERUSAHAAN

1.        Efisiensi Perusahaan Koperasi
Tidak dapat di pungkiri bahwa koperasi adalah badan usaha yang kelahirannya di landasi oleh fikiran sebagai usaha kumpulan orang-orang bukan kumpulan modal. Oleh karena itu koperasi tidak boleh terlepas dari ukuran efisiensi bagi usahanya, meskipun tujuan utamanya melayani anggota.

2.      Efektivitas Koperasi
- Efektivitas adalah pencapaian target output yang di ukur dengan cara membandingkan output anggaran atau seharusnya (Oa), dengan output realisasi atau sungguhnya (Os), jika Os > Oa di sebut efektif.
- Rumus perhitungan Efektivitas koperasi (EvK) :
EvK = Realisasi SHUk + Realisasi MEL
Anggaran SHUk + Anggaran MEL = Jika EvK >1, berarti efektif

3.       Produktivitas Koperasi
Produktivitas adalah pencapaian target output (O) atas input yang digunakan (I), jika (O>1) di sebut produktif. Rumus perhitungan Produktivitas Perusahaan Koperasi
PPK = SHUk x 100 % (1) Modal koperasi
PPK = Laba bersih dr usaha dgn non anggota x 100% (2) Modal koperasi
a) Setiap Rp.1,00 Modal koperasi menghasilkan SHU sebesar Rp…..
b) Setiap Rp.1,00 modal koperasi menghasilkan laba bersih dari usaha dengan non anggota sebesar Rp….

4.      Analisis Laporan Koperasi
Laporan keuangan koperasi merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Laporan keuangan sekaligus dapat dijadikan sebagai salah satu alat evaluasi kemajuan koperasi. Laporan Keuangan Koperasi berisi
(1) Neraca,
(2) perhitungan hasil usaha (income statement),
(3) Laporan arus kas (cash flow),
(4) catatan atas laporan keuangan

Sumber:

tugas minggu ke 9 (Evaluasi Keberhasilan Koperasi Dilihat dari Sisi Anggota)


Evaluasi Keberhasilan Koperasi Dilihat dari Sisi Anggota

1)       Efek - Efek Ekonomi Koperasi
Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Motivasi ekonomi anggota sebagai pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang  telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual /pembeli di luar koperasi.

Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi :
·         Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya
·         Jika pelayanan itu di tawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan di banding yang di perolehnya dari pihak-pihak lain di luar koperasi.

2)     Efek Harga dan Efek Biaya
Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif. Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan ekonomis. Kemanfaatan ekonomis yang di maksud adalah insentif berupa pelayanan barang-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau di perolehnya harga menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang.

Bila dilihat dari peranan anggota dalam koperasi yang begitu dominan, maka setiap harga yang ditetapkan koperasi harus di bedakan antara harga untuk anggota dengan harga untuk non anggota.  Perbedaan ini mengharuskan daya analisis yang  lebih tajam dalam melihat peranan koperasi dalam pasar yang bersaing.

3)      Analisis Hubungan Efek Ekonomis Dengan Keberhasilan Koperasi
Dalam badan usaha koperasi, laba (profit) bukanlah satu-satunya yang di kejar oleh manajemen, melainkan juga aspek pelayanan (benefit oriented). Di tinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi atau pun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang  di terima oleh anggota. Keberhasilan koperasi di tentukan oleh salah satu faktornya adalah partisipasi anggota dan partisipasi anggota sangat berhubungan erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu manfaat yang di dapat oleh anggota tersebut.

4)     Penyajian dan Analisis Neraca Pelayanan
Di sebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para anggota dan
perubahan lingkungan koperasi, terutama tantangantantangan kompetitif, pelayanan koperasi terhadap anggota harus secara kontinu di sesuaikan. 
Ada dua faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan
kepada anggotanya.
·         Adanya tekanan persaingan dari organisasi lain (terutama organisasi non koperasi).
·         Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban. Perubahan kebutuhan ini akan menentukan pola kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi
produk-produk yang di tawarkan oleh koperasi.  Bila koperasi mampu memberikan pelayanan yang  sesuai dengan kebutuhan anggota yang lebih besar dari pada pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap koperasinya akan meningkat. Untuk meningkatkan pelayanan, koperasi memerlukan informasi-informasi yang datang terutama dari anggota koperasi. 

Sumber: